Ampas Kopi

jika ada yang memaklumatkan makian kepadamu
anggap saja itu ampas kopi yang harus dibuang
kau sudah begitu rela menenggak pahitnya kopi
jadi ampasnya tak perlu lagi kausantap

anjing menggonggong seiring dengan dentum lonceng
dan ampas kopimu mengendap di sukma
pekat dan pahit yang kaurasa
bisa kaualirkan untuk menenangkan anjing
atau menjawab panggilan lonceng

dalam jawabmu pada dentum lonceng
ada doa yang terselip
menyusup dari bilik sempit dosa
tempat tobatmu dapat mendaras

ampas kopi membuyarkan halusinasi
ketika kau benar-benar sadar dan malu

dan ketika kau kembali membuka mata
setelah doa yang telah melampaui angkasa
kau melihat ampas kopi
sudah menyatu bersama tanah
dan menggemburkannya

Komentar