Air Matamu



Air Matamu

Air matamu tumpah ke atas sajakku. Entah sudah berapa kali engkau menangis. Entah berapa lama air matamu telah meniris. Tapi dengan santun dan lelah yang lapang, engkau muntahkan harapan di mata kami. Malah kantuk telah menjadi persembahan sakral di altar malammu. Di suntuk matamu.

Sangatta, 9/11/2015




Barangkali (Pak Tua Berkumis)

Barangkali Pak Tua berkumis itu bukan orang sombong
Ia hanya tak sempat menyapa
Dan kini setelah pensiun kerja
Ia lebih punya banyak waktu bagi tetangga

Barangkali Pak Tua berkumis itu sudah sembuh penyakitnya
Hanya dia berjalan tertatih untuk mendapat simpati warga
Bukankah, sekarang dia sudah tak bekerja?

Sangatta, 22/02/2017





Hujan dan Kantuk

Hujan dan kantuk adalah teman akrab
Subuh-subuh hujan datang, agar kantuk
tak lekas hilang
Ayam-ayam pengganggu tidur
Lebih lelap tertidur
Sementara cericit burung memompa-mompa
mendesak hujan segera pergi
membawa kantuk yang telah gembira
bila umurnya semakin panjang
karena hujan

Sangatta, 23/02/2017

Komentar