Mencintai Diri Sendiri Untuk Orang Lain

Biasanya hujan datang dengan segala lirih. Tapi kali ini ia menuangkan beribu semangat untukku. Dan aku bersemangat untuk tak mau peduli lagi terhadap apapun. Bukan tak peduli seperti yang orang-orang pikirkan, namun tak peduli untuk mendengar ocehan orang tentangku yang membuatku jatuh. Bahkan jika burung-burung saja mampu menembus gemuruh petir dan awan mendung, mengapa aku tidak dapat melewati jalan hidup kelabu.

Aku adalah aku.  Dan aku akan mulai berjibaku untuk menggerayangi tubuh semesta. Entah hari cerah atau mendung, semuanya bergantung padaku. Mungkin terkesan egois, tapi aku sudah lama mencoba untuk menjadi tak egois dan akhirnya semakin jahat dan asing dari kehidupan. Entahlah apa yang kupikirkan. Entahlah apa yang orang lain pikirkan. Namun, mencintai diri sendiri adalah awal untuk mencintai orang lain. Dan beginilah aku yang akan mencintai diri sendiri untuk orang lain.

Komentar